Jurnalisme Warga

jurnalisme warga, citizen journalism
Kebakaran di jalan soekarno hatta km 6 balikpapan
Kebakaran di jalan soekarno hatta km 6 balikpapan
GUDANG TERBAKAR, Gudang yang berada di jalan soekarno hatta km 6 balikpapan ini terbakar hebat menjelang senja dan menghanguskan seluruh bangunan gudang yang berisi barang klontong dan mainan anak 9/07/2013.

Era kebebasan berpendapat sudah bukan lagi sesuatu yang tabu di negeri ini. Semua orang berhak dan bebas mengutarakan pendapatnya baik ke dunia nyata maupun dunia maya. Bagi para netizen atau pengguna internet, kebebasan berpendapat ini khususnya menyampaiakan informasi dan berita merupakan kegiatan yang sudah terbiasa kita lakukan. Apa itu jurnalisme warga?

Jurnalisme

Kata jurnalisme atau kewartawanan berasal dari kata journal dan memiliki arti catatan harian atau catatan mengenai kejadian sehari-hari. Dapat juga diartikan sebagai surat kabar.

Journal sendiri berasal dari istilah bahasa Latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.

Di Indonesia, istilah “jurnalitik” dulu dikenal dengan “publisistik”. Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan kata publistik dengan jurnalistik. Publistik juga digunakan untuk membahas ilmu komunikasi (sumber: id.wikipedia.org)

Jurnalisme Warga

Jurnalisme warga sendiri merupakan kegiatan kewartawanan dalam bentuk partisipasi aftif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisa serta penyampaian informasi dan berita.

Perkembangan jurnalisme warga di Indonesia dipicu ketika pada tahun 2004 terjadi tragedi Tsunami di Aceh yang diliput sendiri oleh korban tsunami. Terbukti berita langsung dari korban dapat mengalahkan berita yang dibuat oleh jurnalis profesional.

Pada tahun 2008 muncul situs berita yang berbasis jurnalisme masyarakat yang pertama di Indonesia, yaitu Swaberita. Berbeda dengan situs berita lainnya seperti detikComokezone.com dan Kompas.com yang menggunakan jurnalis profesi.

Hampir semua stasiun TV mempunyai segmen berita yang menayangkan liputan dari para warga yang lebih dikenal dengan citizen journalim (jurnalisme warga). Diantaranya ada Metro TV dengan Wide Shotnya. Juga ada program berita NET 10 yang ditayangkan NET.

5 W + 1 H

Agar info yang kita sampaikan ke publik dapat bernilai berita, maka tidak terlepas dari unsur-unsur sebuah berita, apa aja itu? Unsur sebuah informasi yang kita sampaikan bisa dianggap sebagai berita adalah 5 W + 1 H. Apa itu 5 W + 1 H? 5 W + 1 H adalah kepanjangan dari “What, Who, When, Where, Why dan How”. yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan “Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa dan Bagaimana”. Semua unsur inilah yang harus terdapat di dalam sebuah artikel atau berita.

Menjadi Jurnalis Warga

Secara sadar atau tidak, kita sering kali menjadi jurnalis warga. Disaat kita melihat sesuatu yang menurut kita bisa menjadi berita dan disebarkan ke teman-teman atau warga yang lain. Dengan bermodalkan smartphone atau hape berkamera dan sedikit keterangan foto atau caption atau berita pendek. Maka disaat itulah kita sudah menjadi jurnalis warga.

Dengan menjadi jurnalis warga, sebenarnya kita juga bisa menjadi kontrol bagi pemegang kebijakan agar bisa menjalankan kebijakannya dengan baik. Namanya juga kebijakan, harusnya berisi kebaikan. Bukan bijak di sana, ga bijak di sini.

Mulailah menjadi jurnalis warga yang baik, dengan mengabarkan informasi yang bisa memberi nilai positif bagi perkembangan berita. Bukan jadi kompor yang selalu memanasi situasi dan keadaan.

Contoh Video Liputan Jurnalisme Warga


Liputan Kebakaran gudang toko Satria
Jalan Soekarno Hatta km 6
Kota Balikpapan
Kalimantan Timur
Tanggal 9/06/2013

Liputan kejadian truck LPG terbalik di km 45
jalan poros Balikpapan – Samarinda
Tanggal 17/11/2012

Terima kasih telah menyimak tulisan saya ini.
Salam hangat,

Bambang Herlandi
Warga negara Indonesia dan member Komunitas Blogger Balikpapan

About Bambang Herlandi 213 Articles
Seorang Blogger yang sehari-hari bekerja dan mengajar sebagai guru desain grafis, juga sebagai IT Freelance dan Web & Graphic Designer serta penghobi Photography.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: