Close Menu
Blog Bambang Herlandi
  • Beranda
  • Kategori
    • Community
    • Ceritaku
    • Event
    • Kisah Misteri
    • Resensi Film
    • Review & Testimoni
      • Produk
      • Review
      • Testimoni
    • Teknologi
    • Traveling
    • Tutorial
      • Blog
      • Database
      • Fotografi
      • Graphics Design
      • Internet
      • Quizizz
      • UI/UX Design
      • Video Editing
      • Web Design
  • Pendidikan & Pembelajaran
    • Inovasi Pembelajaran
    • Materi Bahan Ajar
    • Media Pembelajaran
    • Modul Ajar
    • Pendidikan
  • PembaTIK
    • PembaTIK 2024
    • Sesi Berbagi
  • Kliping
  • Tentang Saya
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
Blog Bambang Herlandi
Kamis, 12 Maret 2026
  • Beranda
  • Kategori
    • Community
    • Ceritaku
    • Event
    • Kisah Misteri
    • Resensi Film
    • Review & Testimoni
      • Produk
      • Review
      • Testimoni
    • Teknologi
    • Traveling
    • Tutorial
      • Blog
      • Database
      • Fotografi
      • Graphics Design
      • Internet
      • Quizizz
      • UI/UX Design
      • Video Editing
      • Web Design
  • Pendidikan & Pembelajaran
    • Inovasi Pembelajaran
    • Materi Bahan Ajar
    • Media Pembelajaran
    • Modul Ajar
    • Pendidikan
  • PembaTIK
    • PembaTIK 2024
    • Sesi Berbagi
  • Kliping
  • Tentang Saya
Blog Bambang Herlandi
Home » Jurnalisme Warga
Blog

Jurnalisme Warga

Bambang HerlandiBy Bambang HerlandiSabtu, 22 November 2014Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp Copy Link
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
Kebakaran di jalan soekarno hatta km 6 balikpapan
GUDANG TERBAKAR, Gudang yang berada di jalan soekarno hatta km 6 balikpapan ini terbakar hebat menjelang senja dan menghanguskan seluruh bangunan gudang yang berisi barang klontong dan mainan anak 9/07/2013.

Era kebebasan berpendapat sudah bukan lagi sesuatu yang tabu di negeri ini. Semua orang berhak dan bebas mengutarakan pendapatnya baik ke dunia nyata maupun dunia maya. Bagi para netizen atau pengguna internet, kebebasan berpendapat ini khususnya menyampaiakan informasi dan berita merupakan kegiatan yang sudah terbiasa kita lakukan. Apa itu jurnalisme warga?

Table of Contents

Toggle
  • Jurnalisme
  • Jurnalisme Warga
  • 5 W + 1 H
  • Menjadi Jurnalis Warga
  • Contoh Video Liputan Jurnalisme Warga
    • Menyukai ini:

Jurnalisme

Kata jurnalisme atau kewartawanan berasal dari kata journal dan memiliki arti catatan harian atau catatan mengenai kejadian sehari-hari. Dapat juga diartikan sebagai surat kabar.

Journal sendiri berasal dari istilah bahasa Latin diurnalis, yaitu orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.

Di Indonesia, istilah “jurnalitik” dulu dikenal dengan “publisistik”. Dua istilah ini tadinya biasa dipertukarkan, hanya berbeda asalnya. Beberapa kampus di Indonesia sempat menggunakannya karena berkiblat kepada Eropa. Seiring waktu, istilah jurnalistik muncul dari Amerika Serikat dan menggantikan kata publistik dengan jurnalistik. Publistik juga digunakan untuk membahas ilmu komunikasi (sumber: id.wikipedia.org)

Jurnalisme Warga

Jurnalisme warga sendiri merupakan kegiatan kewartawanan dalam bentuk partisipasi aftif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisa serta penyampaian informasi dan berita.

Perkembangan jurnalisme warga di Indonesia dipicu ketika pada tahun 2004 terjadi tragedi Tsunami di Aceh yang diliput sendiri oleh korban tsunami. Terbukti berita langsung dari korban dapat mengalahkan berita yang dibuat oleh jurnalis profesional.

Pada tahun 2008 muncul situs berita yang berbasis jurnalisme masyarakat yang pertama di Indonesia, yaitu Swaberita. Berbeda dengan situs berita lainnya seperti detikCom, okezone.com dan Kompas.com yang menggunakan jurnalis profesi.

Hampir semua stasiun TV mempunyai segmen berita yang menayangkan liputan dari para warga yang lebih dikenal dengan citizen journalim (jurnalisme warga). Diantaranya ada Metro TV dengan Wide Shotnya. Juga ada program berita NET 10 yang ditayangkan NET.

5 W + 1 H

Agar info yang kita sampaikan ke publik dapat bernilai berita, maka tidak terlepas dari unsur-unsur sebuah berita, apa aja itu? Unsur sebuah informasi yang kita sampaikan bisa dianggap sebagai berita adalah 5 W + 1 H. Apa itu 5 W + 1 H? 5 W + 1 H adalah kepanjangan dari “What, Who, When, Where, Why dan How”. yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan “Apa, Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa dan Bagaimana”. Semua unsur inilah yang harus terdapat di dalam sebuah artikel atau berita.

Menjadi Jurnalis Warga

Secara sadar atau tidak, kita sering kali menjadi jurnalis warga. Disaat kita melihat sesuatu yang menurut kita bisa menjadi berita dan disebarkan ke teman-teman atau warga yang lain. Dengan bermodalkan smartphone atau hape berkamera dan sedikit keterangan foto atau caption atau berita pendek. Maka disaat itulah kita sudah menjadi jurnalis warga.

Dengan menjadi jurnalis warga, sebenarnya kita juga bisa menjadi kontrol bagi pemegang kebijakan agar bisa menjalankan kebijakannya dengan baik. Namanya juga kebijakan, harusnya berisi kebaikan. Bukan bijak di sana, ga bijak di sini.

Mulailah menjadi jurnalis warga yang baik, dengan mengabarkan informasi yang bisa memberi nilai positif bagi perkembangan berita. Bukan jadi kompor yang selalu memanasi situasi dan keadaan.

Contoh Video Liputan Jurnalisme Warga

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=BWs5qsUCKIk]
Liputan Kebakaran gudang toko Satria
Jalan Soekarno Hatta km 6
Kota Balikpapan
Kalimantan Timur
Tanggal 9/06/2013

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=Tvi4-JRSjvI]

Liputan kejadian truck LPG terbalik di km 45
jalan poros Balikpapan – Samarinda
Tanggal 17/11/2012

Terima kasih telah menyimak tulisan saya ini.
Salam hangat,

Bambang Herlandi
Warga negara Indonesia dan member Komunitas Blogger Balikpapan

Post Views: 560

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...
citizen journalism journalism jurnalis jurnalism jurnalisme
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email Telegram WhatsApp Copy Link
Bambang Herlandi
  • Website
  • Facebook
  • X (Twitter)
  • Instagram
  • Tumblr
  • LinkedIn

Related Posts

Cara Menyusun Perencanaan Pembelajaran Mendalam dengan AI

Rabu, 20 Agustus 2025

Pengantar Web Development

Rabu, 30 Juli 2025

Tutorial Cara Membuat Modul Ajar dan Presentasi Interaktif Hanya dalam Hitungan Menit

Rabu, 11 Juni 2025

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Info Terbaru

Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran Desain Komunikasi Visual SMK Terbaru

Selasa, 30 Desember 2025

Rahasia Prompt Jitu: Merancang Perencanaan Pembelajaran dan Asesmen

Senin, 29 September 2025

Apa Perbedaan antara Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran?

Selasa, 23 September 2025

Cara Menyusun Perencanaan Pembelajaran Mendalam dengan AI

Rabu, 20 Agustus 2025

ASUS Zenbook S 14 OLED (UX5406SA) yang Cocok untuk mendukung Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial

Kamis, 31 Juli 2025
Kisah Misteri

Kisah Seram Jurit Malam: Uji Nyali dan Mental di Kuburan Baru

Kamis, 29 Mei 2025

Lorong dan Lift Berhantu di Sebuah Hotel Mewah

Kamis, 22 Mei 2025

Situs Meriam Jepang: Wisata Horor di Balikpapan yang Menyimpan Jejak Perang dan Dunia Tak Kasat Mata

Kamis, 24 April 2025

Aura Misteri dan Cerita Seram Hotel di Tengah Kota Balikpapan

Kamis, 17 April 2025

2 Sekolah Ini Kesurupan Massal Setelah Diserang Gerombolan Jin

Kamis, 10 April 2025

© 2025 – bambangherlandi.web.id

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Tumblr LinkedIn TikTok
© 2026 Designed by Bambang Herlandi.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

 

Memuat Komentar...
 

    %d