Archives for the Category: Graphics Design

Beberapa Perintah Keyboard (Shortcut Key)

Published on December 1st, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

Beberapa perintah keyboard (Shortcut Key) yang dapat digunakan di CorelDraw antara lain:

· Page Up, Berfungsi menambah halaman baru diposisi sebelum halaman yang aktif/terbuka.

· Page Down, Berfungsi menambah halaman baru diposisi setelah halaman yang aktif/terbuka.

· Ctrl+Z, berfungsi untuk membatalkan perintah sebelumnya (Undo)

· Ctrl+Shift+Z, berfungsi untuk membatalkan perintah Undo (Re Undo/ Redo)

· F10, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Shape Tools

· X, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Eraser Tools

· Z, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Zoom Tools

· H, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Hand Tools

· F5, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Freehand Tools

· I, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Artistic Media

· Shift+S, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Smart Drawing Tools

· F6, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Rectangle Tools

· F7, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Ellipse Tools

· Y, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Polygon

· D, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Graph Paper

· A, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Spiral

· F8, berfungsi untuk mengaktifkan perintah Text Tools

· F12, berfungsi untuk membuka kotak dialog Outline Pen

· Shift+F12, berfungsi untuk membuka kotak dialog Outline Color

· F11, berfungsi untuk membuka kotak dialog Fountain Fill

· Shift+11, berfungsi untuk membuka kotak dialog Uniform Fill

Semoga bermanfaat,
Bambang Herlandi

Mengenal Zoom Tools di CorelDraw

Published on November 29th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

Zoom Tools berfungsi untuk mengatur ukuran besar kecilnya layar dokumen CorelDraw.

Macam-macam perintah Zoom Tools antara lain:

1.       Zoom to Page Height, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen setinggi ukuran kertas/halaman.

Shortcut: -

2.       Zoom to Page Width, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen selebar ukuran kertas/halaman.

Shortcut: -

3.       Zoom to Page, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen sebesar ukuran kertas/halaman.

Shortcut: Shift+F4

4.       Zoom to All Objects, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen seluas semua objek yang ada di halaman/kertas.

Shortcut: F4

5.       Zoom to Selected, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen sebesar ukuran objek yang dipilih.

Shortcut: Shift+F2

6.       Zoom Out, berfungsi untuk memperkecil ukuran layar dokumen.

Shortcut: F3

7.       Zoom In, berfungsi untuk memperbesar ukuran layar dokumen.

 

Semoga Bermanfaat,
Bambang Herlandi 

 

Efek Gambar/Objek Pada CorelDraw 12

Published on November 4th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

Macam-macam efek pada gambar/ objek di dalam CorelDraw 12, antara lain:

1. Interactive  blend

Merupakan efek interaktif yang digunakan untuk menghubungkan dua buah objek/ gambar vektor, yang hasilnya akan mengisi ruang kosong antara dua objek tersebut dengan gambar yang membentuk peralihan dari objek pertama ke objek kedua.

2. Interactive contour

Interactive contour digunakan untuk membuat efek kontur ketinggian pada objek.

3. Interactive distortion

Interaction distortion digunakan untuk mengubah bentuk objek gambar vektor ke dalam bentuk tertentu.

Macam-macam efek distorsi antara lain:

  • Push and Pull
  • Zipper
  • Twister

4. Interactive drop shadow

Efek bayangan (drop shadow) digunakan untuk memberikan bayangan pada objek.

5. Interactive envelope

6. Interactive extrode

7. Interactive tranparancy

8. Efek lensa

9. Efek perpektif

10. Efek power clip

 

 

Text Formatting (Part 1)

Published on March 30th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

Membuat Perataan Paragraf Secara Vertical (Vertical Alignment)

  1. Pilih teks paragraph
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Columns
  4. Pilih opsi perataan yang terdapat di dalam kotak combo Vertical Justification.

Contoh: Membuat tulisan menjadi rata tengah vertical

  1. Pilih teks paragraph
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Columns
  4. Pilih opsi Center yang terdapat di dalam kotak combo Vertical Justification.

Membuat Perataan Paragraf Secara Horizontal (Horizontal Alignment)

  1. Pilih teks paragraph
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Paragraf
  4. Pilih item yang terdapat di dalam kotak combo Alignment.

Contoh: Membuat tulisan menjadi rata tengah horizontal

  1. Pilih teks paragraph
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Paragraf
  4. Pilih item Center yang terdapat di dalam kotak combo Alignment.

Membuat Jarak antar Teks (Spacing of Text)

Perintah Spacing of Text terdiri dari 6 pilihan, yaitu:

  • Character, yaitu pengaturan jarak antar karakter.
  • Word, yaitu pengaturan jarak antar kata.
  • Language, yaitu pengaturan jarak pada ejaan
  • Before Paragraf, yaitu pengaturan jarak sebelum pengetikan paragraf.
  • After Paragraf, yaitu pengaturan jarak setelah pengetikan paragraf.
  • Line, yaitu pengaturan jarak antar baris paragraf.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pilih teks
  2. Klik menu Text – Format Text.
  3. Klik kotak tab Paragraf.
  4. Pada kelompok Spacing, ketiklah nilai di dalam kotak item yang ada.

Contoh: Membuat Jarak antar baris Double

  1. Pilih teks
  2. Klik menu Text – Format Text.
  3. Klik kotak tab Paragraf.
  4. Pada kelompok Spacing, ketiklah angka 200 di dalam kotak Line.

Catatan:

Jarak antar karakter dan kata hanya dapat dijalankan untuk teks paragraf, atau untuk sebuah kotak teks atau objek teks artistik.

Nilai yang dapat dimasukkan dan diterima oleh program ini adalah antar -100 sampai dengan 2000 persen.

Tips:

Anda dapat memilih jarak antar kata dan karakter dengan cara:

  • Pilih objek teks dengan menggunakan Shape Tools
  • Klik tahan dan tarik panah Interactive Vertical Spacing ke arah kiri atau kanan dari teks tersebut.

Salam,

Bambang Herlandi

Text Formatting (Part 2)

Published on March 25th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

· Menambahkan Kolom pada Kotak Teks

  1. Pilih kotak teks.
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Columns
  4. Ketiklah sebuah nilai ke dalam kotak Number of Columns

Contoh: Beri nilai 2 (dua)

  1. Klik OK

Tip:

Anda dapat mengubah ukuran kolom dengan cara drag sudut kanan bawah dari kotak teks dengan menggunakan Text Tools.

Keterangan:

Kotak teks = Paragraph Text Frame

· Membuat Drop Caps

  1. Letakkan kursor di awal paragraf
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Effect
  4. Buka kotak combo Effect Type
  5. Pilih Drop cap
  6. Pilih bentuk dari drop cap

Contoh: Pilih Dropped

  1. Klik OK

· Membuat Bullets

  1. Letakkan kursor di awal paragraf
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Effect
  4. Buka kotak combo Effect Type
  5. Pilih Bullet
  6. Pilih bentuk dari bullet

Contoh: Pilih Hanging Indent

  1. Klik OK

· Membuat Efek Tulisan Naik ½ Baris (Superscript)

  1. Blok teks yang akan dijadikan superscript
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Character
  4. Buka kotak combo Position
  5. Pilih Superscipt
  6. Klik OK

· Membuat Efek Tulisan Turun ½ Baris (Subscript)

  1. Blok teks yang akan dijadikan superscript
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Character
  4. Buka kotak combo Position
  5. Pilih Subscipt
  6. Klik OK

· Memilih Bentuk Garis Bawah pada perintah Underline

  1. Blok teks yang akan dijadikan superscript
  2. Klik menu Text – Format Text
  3. Klik kotak tab Character
  4. Buka kotak combo Underline
  5. Pilih bentuk underline yang ingin digunakan

Contoh: Pilih Single Thin

  1. Klik OK

Keterangan:

Pilihan garis bawah pada perintah underline, antara lain terdiri atas:

  • Single Thin, yaitu garis bawah tipis pada teks
  • Single Thin Word, yaitu garis bawah tipis pada masing-masing kata
  • Single Thick, yaitu garis bawah tebal pada teks
  • Single Thick Word, yaitu garis bawah tebal pada masing-masing kata
  • Double Thin, yaitu garis bawah double pada teks
  • Double Thin Word, yaitu garis bawah double pada masing-masing kata

Salam,

Bambang Herlandi

Export - Import Di Coreldraw 12

Published on March 24th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

Import

Perintah ini digunakan untuk menyisipkan file image ke dalam area gambar.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Klik menu File – Import
  2. Pilih folder tempat file image yang akan disisipkan tersimpan

Contoh: My Pictures

  1. Pilih nama file image yang akan disisipkan

Contoh: sunset.jpg

  1. Klik Insert
  2. Kemudian klik mouse anda pada posisi yang akan disisipkan file imagenya.

Tips: Apabila file image yang anda akan sisipkan lebih dari satu dan berada pada folder yang sama, maka anda dapat menggunakan cara:

· Memblok nama file yang akan anda sisipkan tersebut.

Export

Perintah ini digunakan untuk mengkonversi gambar yang anda buat pada area gambar menjadi sebuah file image yang mandiri (dapat dibuka tanpa harus menggunakan program aplikasi pengolahan citra tertentu).

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Buka halaman yang gambarnya akan dikonversi
  2. Klik menu File – Export
  3. Pilih folder tempat file image akan disimpan

Contoh: My Pictures

  1. ketiklah nama file image pada kota Filename

Contoh: peta

  1. Klik Save
  2. Pilih resolusi file image

Contoh: 100 dpi

  1. Klik OK
  2. Kemudian pilih persentase kompresi file image
  3. Klik OK.

Salam,

Bambang Herlandi

Memulai Bekerja di CorelDRAW 12

Published on March 11th, 2008 by: Bambang Herlandi in: Graphics Design

1.       Mengatur ukuran kertas kerja

a.       Mengatur Paper size (mengatur width dan height)

b.      Mengatur Orientasi kertas (contoh: portrait dan landscape)

c.       Mengatur satuan ukur (contoh: milimeter)

2.       Mengatur garis bantu

a.       Menentukan ukuran garis bantu, caranya:

                                       i.      Klik menu Layout – Page Setup

                                     ii.      Klik Page Setup

                                    iii.      Pilih Grid

                                   iv.      Ubah ukuran horizontal dan vertical menjadi 1 milimeter

                                     v.      Pilih menu Ruler

                                   vi.      Ubah ukuran Nudge menjadi 1 milimeter

                                  vii.      Klik OK

b.      Mengaktifkan garis bantu, caranya:

                                       i.      Klik menu View

                                     ii.      Aktifkan Grid

3.       Membuat objek mengikuti garis bantu, caranya

a.       Klik menu View

                                       i.      Aktifkan Snap to Grid (untuk menempatkan objek mengikuti garis bantu yang ada).

                                     ii.      Aktifkan Snap to Guideline (untuk menempatkan objek mengikuti garis bantu yang dibuat manual/sendiri).

                                    iii.      Aktifkan Snap to Objek (untuk menempatkan objek mengikuti objek yang lain)

                                   iv.      Aktifkan Dinamic Guide (untuk menampilkan bantuan garis virtual pada saat menempatkan objek).

Selamat Mencoba,

Herlan