Ketinggalan Pesawat dan Over Bagasi

Pengalaman terbang dengan bawaan banyak membuat kita harus bijaksana. Pengalaman ini terjadi saat saya melakukan perjalanan pulang dari ASEAN Blogger Festival Indonesia menggunakan maskapai penerbangan Lion Air.

Awalnya bukan karena delay tapi karena terlambat check-in. Akibatnya, jadwal yang seharusnya terbang jam 13.05 wib jadi harus diundur jam 18.55 wib. Lumayan bete lah nunggu 5 jam dibandara tanpa teman yang dikenal. Karena mas Imam Hojali pulang hari Jumat (17/05/2013).

Tapi nggak apalah, karena memang demikian adanya. Tapi alhamdulillah selama menunggu di bandara, saya berkenalan dengan Bapak Yanuarto dan istrinya Bu Yuniarto yang akan terbang ke jakarta setelah menjenguk ortunya yang sedang sakit di Solo.

Setelah satu masalah telah terlewatkan, masalah berikutnya muncul disaat saya check-in. Ternyata barang yang saya bawa melebihi kapasitas alias over bagasi yang ditentukan oleh maskapai tersebut sebesar 20 Kg. Setelah ditimbang, baru ketahuan kalau barang yang saya bawa semuanya seberat 29 Kg. Dan wajib membayar sebesar Rp20.000 (Dua puluh ribu rupiah) per kilogramnya. Hitung sendiri berapa yang harus saya bayar. Untuk menghindari biaya cargo yang besar, akhirnya saya harus menjinjing 1 box yang berukuran 5 Kg.

over-bagasi_2

Jadi saran saya klo bepergian dengan maskapai penerbangan apapun yang memiliki limit cargo maka sebaiknya harus bijak membawa barang bawaan. karena bisa jadi biaya kargo yang kita keluarkan bisa menguras kantong kita. Dan berangkat lebih awal. Lebih baik menunggu daripada ketinggalan pesawat.

Salaam,
Bambang Herlandi

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site is using OpenAvatar based on

%d blogger menyukai ini: