Jambore TIK Disabilitas 2017 di Balikpapan

Para peserta Jambore TIK Disabilitas 2017 sedang berlomba menyelesaikan soal TIK
Para peserta Jambore TIK Disabilitas 2017 sedang berlomba menyelesaikan soal TIK

Jambore TIK bagi remaja dan dewasa penyandang disabilitas khusus wilayah Kalimantan Timur diselenggarakan di Balikpapan.

Kegiatan Jambore TIK Tahun 2017 yang bertujuan meningkatan e-literasi remaja dan dewasa penyandang disabilitas serta memberikan wawasan mengenai TIK ini kembali di gelar untuk ketiga kalinya setelah resmi dimulai pada tahun 2015 untuk pertama kalinya. kegiatan ini sekaligus menggali potensi mereka dapat lebih produktif, serta meningkatan informasi dan pemahaman keluarga tentang peluang TIK bagi remaja dan dewasa penyandang disabilitas dalam inklusi aktivitas sosial dan budaya, juga inkusivitas pembangunan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inklusivitas pembangunan.

Khusus di Balikpapan, Peserta Jambore TIK 2017 merupakan para remaja dan dewasa penyandang disabilitas yang berasal dari provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan Mereka berasal dari Sekolah Luar Biasa, Panti Asuhan, Komunitas dan Yayasan yang menaungi kalangan disabilitas yang telah lolos seleksi dalam proses pendaftaran secara online.

Bersamaan dengan kegiatan Jambore TIK ke 3 Tahun 2017 di Balikpapan, juga dilaksanakan kegiatan yang serupa untuk yang para pesertanya berasal dari Sulawesi utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo. Dan dipusatkan di Manado (Sulawesi Utara).

Jambore TIK diikuti oleh lebih kurang 100 orang peserta disabilitas (penglihatan, pendengaran, fisik dan intelektual) yang berusia remaja (15-24 tahun) dan usia dewasa (25–35 tahun) dari tiap wilayah. Seluruh peserta akan difasilitasi untuk datang di Lokasi masing-masing wilayah yang ditunjuk. para peserta mendapatkan Materi pelatihan Microsoft Office Excel, Microsoft Office Word, Microsoft Office Powerpoint, Internet, Design Grafis, dan Public Speaking. Sementara untuk kompetisi akan dibagi menjadi dua yaitu Kompetisi Kategori Individu dan Kompetisi Kategori Kelompok. Kompetisi kategori individu terdiri dari kemampuan Microsoft Office (Excel, Word, dan Powerpoint), Internet, Desain Photoshop dan Public Speaking. Sedangkan untuk kompetisi kategori kelompok, Panitia melombakan Desain Sampul dan Desain Presentasi. Dengan adanya kegiatan Jambore TIK Remaja dan Dewasa bagi Penyandang disabilitas tahun 2017, para penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama untuk mendapat kesejahteraan hidupnya, termasuk mendapatkan manfaat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi peningkatan kualitas hidupnya.

Kompetisi keterampilan penguasaan teknlogi informasi (TI) yang diadakan setiap tahun sejak 2011 lalu, merupakan salah satu cara dan upaya menunjukan keterampilan remaja penyandang disabilitas dalam memanfaatkan TIK untuk tujuan-tujuan produktif, yang pada gilirannya nanti diharapkan dapat mendorong komunitas disabilitas ini untuk mengambil peran yang sama dengan komunitas lainnya dalam membangun industri TIK yang saat ini tengah berkembang pesat. Di Balikpapan sendiri, kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Badan Litbang SDM Kominfo dengan Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunitasi dan Informatika ini diselenggarakan berlangsung dari Selasa (24/10/2017) hingga Jumat (27/10/2017) dan dipusatkan di Hotel Le Grandeur Balikpapan. (pbb)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site is using OpenAvatar based on